by

Menguak Misteri Makom Keramat Mbah Buyut Megeng

Maja Misteri

” Sorot Matanya yang tajam memancarkan Cahaya dari kegelapan Malam, Mulutnya menyerigai seakan memamerkan kedua pasang Taringnya yang tajam, Menambah kesangaran bagi Sepasang Macan kumbang yang selalu berkeliaran mengitari Areal Keramat Haur, Konon kedua Pasang Mahkluk tersebut merupakan Penjaga Makom keramat Mbah Buyut Megeng! “.

Bercerita Mengenai Penampakan Sosok Sepasang Macan kumbang, Bagi Masyarakat Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, Bukanlah sesuatu hal yang baru. Karena Cerita tersebut sudah menyebar dari mulut ke mulut. Bahkan Masyarakat menganggap kedua Mahkluk Astral itu Merupakan Penjaga Makom keramat yang berada di Blok Haur.

Menurut keterangan Eyang Aceng Sugandi selaku Juru Pelihara Tempat keramat Haur yang masih punya garis keturunan dari Mbah R.Muhamad (Mbah Kasrep Kuwu pertama Desa Gandu) Mengatakan :

Cerita tentang adanya penampakan sepasang Macan kumbang memang benar keberadaanya, Namun tidak sembarang Orang dapat melihatnya, kehadirannya pun tidak setiap hari tetapi hanya Pada waktu tertentu saja. Konon Mahkluk tersebut ditugaskan untuk menjaga Tempat keramat Haur dari orang yang mempunyai Itikad tidak baik Apalagi ada Orang yang berbuat tidak Senonoh di Areal keramat Haur. Maka orang tersebut akan terkena sial !, karena di Areal tersebut merupakanTempat disemayamkannya Seorang Tokoh Sakti Luhung dengan Ilmu Olah kanuragan juga Luhung dengan Budi Pekerti, Tokoh Sakti mandraguna tersebit bernama Sultan Nuryaman. yang berasal dari Mataram, ketika Beliau Meninggal kemudian Dikenal dengan Nama Mbah Megeng. Bahkan Makomnya oleh Masyarakat setempat dikeramatkan !”. Paparnya

Dikatakan pula oleh Eyang Aceng Sugandi, ” Bahwa keberadaan Makom keramat Mbah Buyut Megeng di Blok Haur adalah salah Satu Saksi Sejarah berdirinya Desa Gandu bersama Adiknya yang bernama Mbah Surawijaya dan kedua Tokoh lainnya Yaitu, Mbah R.Muhamad (Mbah Kasrep kuwu pertama Desa Gandu) dan Mbah Luyu, Ke Empat Tokoh sakti tersebut merupakan Hulu Balang dari Mataram yang di utus Rajanya untuk menyerang Pasukan Belanda di Batavia, Namun sayang Pasukannya dapat di Taklukan dan dibuat tercerrai berai, karena gagal mengemban Misi dari Raja maka ke Empat Hulubalang tersebut tidak kembali ke Mataram dan memilih tinggal di Babakan Tarikolot dekat tepian Sungai Cikoronjo. Salah satu kesaktian dari Sultan Nuryaman yaitu ketika Wilayah Babakan Tarikolot akan diserang oleh Belanda kampung tersebut oleh Beliau di samarkan sehingga tidak terlihat oleh tentara Belamda. Maka pada saat Itu Sultan Nuryaman di dikenal dengan nama Mbah Megeng !”. Tegasnya saat ditemui Team Maja Misteri di Areal keramat Haur.

Makom Keramat Mbah Megeng saat ini banyak dikunjungi oleh para Peziarah yang datang dari berbagai pelosok Daerah dengan berbagai hajat. Bahkan saat ini di tempat tersebut setiap tahunnya selalu menggelar Hajat Guar Bumi yang sudah menjadi Agenda Tahunan Pemerintah Desa Gandu. Sebagai kearifan Budaya Lokal.

Penulis : KI DEWA KUSUMA
Editor : Rick

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed